Tahukah Anda? Sebelum mesin fotokopi menjadi umum, dokumen diperbanyak menggunakan mesin stensil Gestetner 145T. Mesin manual yang populer pada era 1960–1970-an ini menggunakan master stensil berbahan wax dan tinta pasta. Pengoperasiannya cukup dengan memutar engkol, sehingga tidak memerlukan listrik. Karena sederhana, hemat biaya, dan mampu mencetak banyak salinan, Gestetner 145T banyak digunakan di sekolah, kantor, dan instansi pemerintahan (University of Surabaya, 2022; Howsam, n.d.).
Fungsi:
Menggandakan dokumen teks atau gambar sederhana.
Mencetak formulir, surat, atau brosur dalam jumlah banyak.
Beroperasi tanpa menggunakan listrik.
Bagian Utama:
Silinder tinta
Engkol pemutar
Penjepit master
Tray kertas
Cara Kerja:
Naskah dibuat pada master stensil.
Master dipasang pada silinder.
Tinta diisi ke dalam mesin.
Engkol diputar hingga kertas tercetak satu per satu (University of Surabaya, 2022). Sumber: University of Surabaya (2022) Gestetner Stencile Duplicator Machine Milik UBAYA. Available at: https://arsip.ubaya.ac.id/blog/previous-post-next-post-gestetner-stencile-duplicator-machine-milik-ubaya/ (Accessed: 7 August 2026). Howsam, T. (n.d.) Gestetner 145 Duplicator. Available at: https://trevorhowsam.com/thb4472-gestetner-145-duplicator/ (Accessed: 7 August 2026).