Refleksi
Saat kamu berjalan atau berlari, lutut terus bekerja untuk menekuk dan meluruskan tungkai agar tubuh dapat bergerak dengan lancar. Gerakan ini juga membantu menyimpan dan melepaskan energi sehingga langkah berikutnya dapat dilakukan dengan lebih efisien. Agar semua itu dapat terjadi, lutut memiliki sendi yang memungkinkan gerakan seperti engsel pintu, yaitu sendi lutut. Karena memiliki peran besar dalam menopang dan menggerakkan tubuh, lutut juga menjadi salah satu bagian yang cukup rentan mengalami cedera, terutama saat melakukan aktivitas dengan gerakan kaki yang intens seperti bermain sepak bola, menari, atau olahraga lainnya. Nah, sekarang coba kamu ingat, siapa saja pemain sepak bola atau idol yang kamu tahu pernah mengalami cedera lutut, khususnya cedera ACL? Menurutmu, apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya cedera tersebut?