Slide menunjukkan ileum, bagian akhir dari usus halus. Dinding ileum terdiri atas mukosa, submukosa, dan muskularis mukosa. Pada mukosa terdapat lipatan dan kriptus intestinal yang mengandung berbagai sel untuk membantu proses pencernaan, penyerapan, dan pertahanan tubuh. Ileum juga memiliki banyak jaringan limfoid yang berperan dalam sistem kekebalan usus. Secara klinis, ileum sering mengalami ileitis, yaitu peradangan yang dapat terjadi pada penyakit Crohn atau infeksi. Peradangan dapat menyebabkan nyeri perut, diare, dan gangguan penyerapan zat gizi. Kerusakan ileum yang luas juga dapat mengganggu penyerapan vitamin B12 dan garam empedu, sehingga dapat menimbulkan anemia atau gangguan pencernaan lemak.